Artipedia - Banyak orangtua mulai khawatir jika anak mereka lambat dalam belajar. Perlu difahami, orang tua dan guru perlu menahan diri dari komentar negatif seperti melabeli anak dengan kata ‘bodoh’ karena mereka umumnya sangat peka dan mereka masih bergantung pada umpan balik dari orang dewasa yang mengatur kehidupan kecil mereka. Negativitas Anda akan semakin memengaruhi proses belajar anak saat ia mulai percaya pada ketidakmampuannya untuk belajar.

Apa itu lamban belajar (Slow Learner)?

Lamban belajar adalah anak-anak yang memerlukan sedikit lebih banyak waktu daripada yang lain untuk memahami konsep. Seorang anak yang membutuhkan lebih banyak waktu dan fokus untuk berpikir daripada anak lain yang seusianya dikatakan sebagai lamban belajar. Anak ini akan mencapai tahap perkembangan dasar seperti rekan-rekannya, tetapi pada tingkat yang jauh lebih lambat. Namun demikian, perkembangan ini akan relatif merata.

Karakteristik Lamban Belajar

Anak anak lamban belajar (slow learner) umumnya memiliki karakteristik seperti di bawah ini:

  1. Perkembangan: Anak mungkin memiliki beberapa masalah seperti bicara, atau pola bahasa yang kurang berkembang. Ia mungkin juga memiliki ingatan yang buruk dan mungkin memerlukan pengungalan beberapa kali dalam mempelajari sesuatu
  2. Sosial: Anak-anak sering bermain dengan temannya yang usianya jauh lebih muda. Perilaku sosial belum dewasa, dan ketidakmampuan untuk mengekspresikan diri, menjadi dirinya sendiri dan kemampuan mengamati yang rendah.
  3. Kepribadian: Mudah frustasi, emosi kecemasan yang berlebihan, agresif, rendah diri yang berlebihan, dan ketidakstabilan emosi.
  4. Pembelajaran: Anak umumnya membutuhkan waktu yang lebih dalam dalam memproses informasi. Mereka mahir dan fokus dalam beberapa mata pelajaran atau tugas tertentu, tetapi memerlukan latihan tambahan untuk belajar dan melatih keterampilan baru.

Perbedaan Antara ‘Anak Kesulitan Belajar (Learning disability)’ dan ‘Lamban Belajar (low Learners)’

Seorang anak slow learner (lamban belajar) mungkin secara signifikan lebih lambat dalam mencapai tonggak untuk usianya, tetapi perkembangannya akan seimbang. Mereka menunjukkan kapasitas berpikir yang lebih rendah dari anak-anak seusianya, tetapi akan memiliki kemampuan atas tugas dan keterampilan tertentu. Anak lamban belajar, apabila di bawah panduan yang tepat baik itu orang tua atau guru dapat menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Di sisi lain, seorang anak “learning disabilities” akan menunjukkan kesulitan tertentu yang membuat proses belajar menjadi lebih sulit. Akan ada kesenjangan antara potensi anak yang harus dicapai dan pencapaian aktualnya. Tidak baiknya kemampuan untuk mendengar, berfikir, bicara, membaca, menulis, mengeja atau mengerjakan penjumlahan matematik. Anak-anak ini membutuhkan lingkungan yang kondusif bersama dengan bantuan yang tepat untuk tumbuh dan mengembangkan tingkat akademik yang sesuai dengan kemampuannya.

Mengapa Anak Saya Lamban Belajar?

Ada beberapa alasan mengapa anak Anda sulit memahami subjek yang mudah difahami oleh orang lain. Orangtua dan guru harus memiliki kesabaran mengulang ide dengan jelas sebanyak yang diperlukan hingga anak mengerti dan memahami baik di sekolah atau di rumah.

Isu-isu utama yang mempengaruhi konsentrasi anak antara lain:

  1. Tragedi masa kecil
  2. Masalah medis seperti cedera otak
  3. Lingkungan keluarga yang tidak harmonis
  4. Lingkungan tempat tinggal

Setelah Anda dapat menemukan masalah yang memengaruhi konsentrasi anak Anda, lakukan langkah-langkah untuk mengatasinya. Berhati-hati untuk membatasi argumen dari pandangan anak. Penting bagi orang tua untuk membangun kepercayaan dan persahabatan dengan seorang anak. Selain itu, Anda tidak boleh melakukan kesalahan dengan mencoba memaksakan kehendak pada anak. Anda harus berhati-hati, sensitif, dan peduli untuk membantu anak Anda mengikuti langkah yang sama dengan yang lain.

Tips Untuk Menangani dan Membantu Lamban Belajar

5 Tips di bawah ini dapat membantu Anda dalam menangani dan membantu anak lamban belajar:

  1. Pada setiap pencapaian, betapapun kecilnya bagi Anda, pujilah anak itu dan tawarkan imbalan atas pencapaian sulit tertentu.
  2. Jadilah lebih verbal dan oral dengan anak Anda, berikan dia tugas yang mudah dan selaras dengan kompetensinya.
  3. Harapan yang Realistis: Sebagai orang tua, seseorang mengharapkan anaknya untuk unggul dalam segala hal yang dilakukannya. Secara manusiawi, itu tidak mungkin. Tidak ada yang salah dengan harapan itu, tetapi harus cukup realistis.
  4. Berdiskusi dengan Guru: Guru memiliki peran besar, maka berbicaralah kepada para guru agar dapat memberikan treatment yang tepat baik itu sekolah dan atau di rumah.
  5. Orang tua harus bertanya pada diri sendiri, apakah mereka melakukan yang terbaik dalam menciptakan suasana yang mendorong untuk anak. Apakah Anda berdebat di depan si kecil Anda? Apakah anak Anda harus menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga sejak usia yang sangat muda? Apakah Anda terlalu memanjakan anak Anda? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda menemukan solusi mengapa anak Anda lambat belajar.
  6. Dalam dunia yang kompetitif saat ini, di sekolah-sekolah umumnya yang terpenting adalah anak mendapatkan nilai yang bagus sehingga anak dituntut untuk selalu bersaing sejak dini. Namun, pengasuhan yang baik adalah selalu memperhatikan keseimbangan antara rekreasi dan belajar. Jangan memaksa anak Anda untuk belajar sepanjang waktu. Sangat penting untuk mendorong anak Anda keluar dan bermain! Untuk istirahat singkat, Anda dapat mengatur jam bermain game sebagai sistem hadiah. Beri tahu anak Anda bahwa Anda akan mengizinkannya bermain game jika ia menyelesaikan pekerjaan rumah dengan cepat. Insentif semacam itu selalu berhasil!
Mohon luangkan waktu untuk share halaman ini di media sosial, agar kami lebih semangat untuk mengupdate konten setiap hari, satu share anda sangat berharga buat kami. Terima Kasih...
Revisi isi halaman ini dengan tombol edit dibawah, apabila menurut anda ada yang keliru, ada yang perlu ditambahkan atau hal lainnya, dengan tujuan agar isi konten lebih baik lagi. Edit